ADS

Warga Desa Ngglinggang Lakukan Ritual Petik Padi


Budaya dan tradisi terlahir dengan berbagai cara, salah satunya karena ungkapan kebahagiaan sekelompok orang atas sesuatu yang berupa perayaan. Bukan hanya sebuah perayaan namun bisa saja dalam unsur budaya dan tradisi tersebut berisikan ritual . Salah satunya tradisi petik padi yang dilakukan masyarakat Desa Glinggang.

Dalam tradisi ini bukan hanya berupa perayaan, namun lebih pada bentuk ritual yang dilakukan masyarakat sebagai bentuk rasa sukur mereka akan hasil panen yang melimpah. Tradisi dan ritual petik padi ini biasanya dilakukan sebelum memanen padi. Masyarakat melakukan kirab atas barang bawaan berupa tumpeng, buah-buahan, jajanan pasar, dan ayam panggang utuh (ingkung) mengelilingi sawah yang luasnya sekitar lima hektar.

Setelah kirab mengelilingi sawah, salah satu tokoh masyarakat melakukan tari Dewi Sri sebagai gambaran atas Dewi Padi. Tarian ini menunjukkan kebahagiaan mereka karena hasil panen melimpah, tanaman tumbuh subur dan tidak ada serangan hama. Usai melakukan tari Dewi Sri, sesepuh desa melakukan ritual inti yakni ritual petik padi.

"Ini merupakan acara adat kami. Acara masyarakat Glinggang untuk upacara petik. Mudah-mudahan yang kami petik hari ini membawa berkah di masyarakat Glinggang dan Sampung pada umumnya," kata Kepala Desa Glinggang, Riyanto, Sabtu (13/4/2019).

Ritual tersebut, tambah Riyanto, merupakan tradisi turun temurun yang telah dilakukan nenek moyang mereka dan telah menjadi tradisi tahunan masyarakat. Dalam ritual ini, selain sebagai wujud ungkapan rasa sukur, didalamnya terdapat harapan dan doa semoga musim panen selanjutnya hasil panennya melimpah tanpa ada halangan dan kendala apapun.

Acara ritual petik padi ini diakhiri dengan menyantap tumpeng bersama-sama masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.




***




---Sumber: JatimNow---

No comments

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...