ADS

Selain Penghuni yang Bermesraan, Petugas Pergoki Pesta Miras di Rumah Kos


PONOROGO – Razia Satpol PP Ponorogo, kemarin (11/4). Korps penegak perda mendapati seorang perempuan bersama tiga laki-laki di dalam kamar. Mereka kepergok bermesraan dan pesta minuman keras (miras). Pemandangan itu didapati di setiap kos yang didatangi. Baik di Kelurahan Tonatan, Jalan Barong dan Jalan Imam Bonjol. "Semuanya langsung kami amankan ke markas," tegas Kasatpol PP Ponorogo Supriyadi.

Dari ketiga kos yang diperiksa itu, 15 penghuni yang terjaring tidak ada yang bisa menunjukkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Delapan perempuan dan tujuh laki-laki. Perempuan yang terjaring merupakan lady companion (LC) atau lebih sering disebut dengan Pemandu Lagu (PL) dari luar kota. Mulai Madiun, Bandung, hingga Riau. "Mungkin sedang melayani tamu atau langganan," terkanya.

Tiga botol arak jowo (arjo) dan senjata tajam (sajam) jenis pisau lipat turut diamankan. Sembari memberikan pembinaan, Satpol PP juga menghadirkan petugas dari dinas kesehatan (dinkes) untuk tes human immunodeficiency virus (HIV). "Semuanya negatif," tukasnya.

Kendati demikian, semua yang terjaring tidak serta-merta dibebaskan. Mereka diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. "Selain itu seluruhnya kami peringatkan, jika mengulangi mereka bakal berurusan dengan hukum," sambungnya.

Tidak hanya sampai disitu, ternyata tiga kos yang didatangi berstatus bodong alias tidak mengantongi ijin. Ketiganya pun telah dua kali ditemukan adanya perilaku mesum yang meresahkan warga. Karena itu, pihaknya juga memeringatkan pemilik kos. "Jika terbukti ada transaksi seksual, kos-kosan terancam ditutup. Tahun lalu sudah mendapat peringatan di kamar kos yang sama ini," ungkapnya.

Tak ingin kecolongan, Satpol PP mengharap peran serta masyarakat di lingkungan sekitar. Agar, tak segan melaporkan jika mendapati indikasi perbuatan yang mengarah pada penyakit masyarakat (pekat).

(mg7/fin)


***




Radar Madiun

No comments

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...