ADS

Ini Ciri dan Indikasi Stres Akibat Gagal Nyaleg



Meski pemilu telah usai, namun tidak semata-mata tanpa masalah yang ditinggalkannya. Salah satunya dari para caleg yang gagal lolos parlemen. Terutama caleg yang terlanjur membayar mahal untuk kampanye.

Salah satu masalah pasca pemilu yaitu masalah kesehatan jiwa para caleg gagal ini. Untuk itu  perlu diketahui gejala-gejalanya agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan secara berkelanjutan.

Kabid pelayanan RSUD dr. Hardjono dr. Siti Nurfaidah menjelaskan dalam menghadapi stress ini peran keluarga sangat penting sebab berkaitan dengan kebiasaan sehari-sehari penderitanya.

”Peran keluarga atau orang terdekat sangat diperlukan untuk mengetahui gejala-gejala stres,” katanya, Sabtu (20/4/2019).

Masih kata dr. Siti Nurfaidah, gejala bisa dilihat dari perubahan sikap Seperti, kebiasaan-kebiasaan yang mulai ditinggalkan. Dr. Nurfaidah mencontohkan, kebisaan seseorang kalau pulang itu mandi atau makan lebih dulu. Kalau sampai kebiasaan itu tidak dilakukan, sudah menjadi gejala stres ringan. Dan juga bisa diikuti dengan keluhan-keluhan seperti nyeri, sakit kepala, gangguan pencernaan.

”Kalau gejala-gejala itu timbul, keluarga harus waspada. Jangan sampai caleg tersebut semakin berat beban stresnya,” katanya.

dr. Siti menyebut RSUD dr. Harjono Ponorogo siap menangani kesehatan untuk caleg yang stres akibat kalah dalam pemilu lalu.

”Kami siap melayanai kesehatan untuk caleg stres, namun juga disesuaikan dengan kondisi penyakit kejiwaan yang dialami. Kalau berat ya dirujuk ke RSJ karena kami belum punya ruang isolasinya,” pungkasnya.[end/ted]





***




Berita Jatim

No comments

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...