ADS

Pengangkutan 1.494 Liter Arjo Terungkap Gara-Gara Dua Pemotor Menjadi Korban Kecelakaan


Dua pemotor di Ponorogo tewas seketika akibat tabrakan dengan sebuah truk di Jalan Ponorogo –Trenggalek, tepatnya Timur SPBU Jetis, masuk Desa Kutu Kulon, Kecamatan Jetis, Kamis (3/1/2019) dinihari. 

Tabrakan juga menjadi jalan pengungkapan peredaran barang haram bernama arak jowo (arjo) berjumlah 1.440 liter.

Kapolsek Jetis AKP Suwito menerangkan, kedua korban adalah Shaden Firmansyah (20), warga Desa Bancangan, Kecamatan Sambit dan Budi Winarto (30) Desa Besuki, Kecamatan Sambit. 

Keduanya tewas setelah mereka yang mengendarai bernoncengan dengan motor matiknya bertabrakan dengan truk yang kemudian oleh Fany Pujo Nugroho (27), warga Jombang.

Dipaparkannya, kecelakaan terjadi saat truk dengan nomor polisi N 8435 UN yang dikemudikan Fany melaju dari arah Trenggalek ke barat. Sesampai di lokasi tersebut, tiba-tiba muncul sepeda motor yang dikendarai kedua korban,.

“Sepeda motor dari arah barat menuju arah Trenggalek ternyata oleng ke kanan setelah menyalip kendaraan di depannya melewati marka jalan. Saat itu juga datang dari arah berlawanan mobil truk dan terjadilah kecelakaan tersebut,” ungkap AKP Suwito.

Saat pemeriksaan kendaraan yang terlibat kecelakaan, polisi mendapati truk yang tertabrak oleh keua korban sedang mengangkut minuman keras jenis arak jowo. 

Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 1.494 liter. Ribuan liter haram tersebut dikemas dalam botol air mineral ukuran 1,5 liter yang dimasukkan dalam 83 kardus masing-masing berisi 12 botol arjo.

“Setelah tiba di rumah sakit petugas melakukan olah TKP bersama unit laka. Ternyata di lokasi kejadian ditemukan cairan yang berbau alkohol jenis arak  jowo yang tumpah di badan jalan. Mengetahui ada hal yang mencurigakan petugas kemudian mencari keberadaan truk yang semula meninggalkan lokasi kejadian,” ungkap AKP Suwito.

Pengemudi truk yang merupakan petugas pengantar ternyata melaporkan kejadian kecelakaan yang menimpa truk yang saat itu dikemudikan oleh keneknya, Fany, ke Polsek Bungka. 

Petugas pun langsung menuju Polsek Bungkal. Dan diketahui petugas pengantar yang bernama Rudy Fatnuri sudah berada di mapolsek Bungkal.

Selanjutnya petugas mengambil truk yang terlibat kecelakaan dan mengamankan miras jenis arjo sebagai barang bukti. Rudy Fatnuri juga diamankan ke Polsek Jetis untuk diperiksa lebi anjut.

“Dari keterangan pelaku ketahui bahwa minuman keras jenis arjo sejumlah 1.494 liter tersebut adalah order atau sekadar jasa angkut dari seseorang dari Kota Blitar. Miras ini diangkut menuju Desa Bekonang, Sukoharjo yang mana pelaku setiap mendapatkan order ada uang jasa sebesar Rp 2,5 juta,” ujarnya.

Selain kecelakaan, kasus pengangkutan arjo ini akan diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian. [dil/ted]


======================
Sumber: Berita Jatim Dot Com
======================