ADS

Teror Dipasar Sementara Saat Hujan



HR News – Beberapa hari ditempati berjualan, atap pasar sementara kembali jebol. Tak mampu menahan derasnya hujan lebat yang mengguyur beberapa jam. Padahal, prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penghujan masih akan berlangsung hingga bulan mendatang.

Pedagang di Los 1 di bagian tengah kocar-kacir saat hujan mengguyur. Pedagang tahu di bawah atap yang bocor berjibaku memindahkan dagangannya. Termasuk pedagang di sekelilingnya yang harus mengemas dagangannya agar tidak basah. ‘’Pedagang yang lain juga tidak nyaman karena air tumpah hingga banjir,’’ kata Sumiatun, 40, pedagang asli Kelurahan Purbosuman, Ponorogo.

Selain harus pindah, pedagang di sekitar atap yang bocor juga harus mewadahi trocohan air dari atap yang bocor. Beberapa tong (wadah) tahu ditata agar guyuran air dari talang tidak menggenangi lantai. ‘’Banjir gak bisa buat jualan,’’ tegasnya.

Sumiatun dan pedagang lain juga harus bergantian membuang air yang telah ditampung itu agar tidak tumpah. Meski, lantai di sekitar atap yang bocor tetap tergenang. ‘’Banyak pembeli yang enggak jadi kesini karena genangan ini,’’ ujarnya.

Pedagang telah melaporkan persoalan ini ke paguyuban. Juga, ke petugas agar atap yang bocor segera dibenahi. Namun, hingga hujan kembali mengguyur, tidak ditanggapi. ‘’Sudah laporan kemarin,’’ sambungnya.

Dia berharap kerusakan atap lekas diperbaiki. Mengingat tempat tersebut bakal ditempati selama proses pembangunan Pasar Songgolangit. Agar pedagang dan pembeli merasa nyaman bertransaksi. ‘’Petugas juga harus sering-sering cek lokasi agar tahu kondisi terkini. Terutama saat hujan deras,’’ ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdakum) Ponorogo Addin Andanawarih telah meminta PT Bumi Lindung lekas melakukan perbaikan. ‘’Kami juga minta segera diperbaiki,’’ tegas Addin.

Selagi masa pemeliharaan belum habis, perbaikan fisik di pasar sementara ditanggung PT Bumi Lindung. Terhitung setahun setelah bangunan diserahterimakan kepada pemkab. Addin pun berjanji bakal menjalin koordinasi intens dengan pelaksana. Agar saat ada kerusakan fisik segera dapat diperbaiki. ‘’Sehingga tidak ada lagi keluhan dari pedagang. Pembeli juga nyaman berkunjung. Itu harapan kami,’’ tuturnya. (mg7/fin)
***



Tautan Asal: Radar Madiun

No comments

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...