ADS

Tembok Warga Banaran Kecamatan Pulung Ambrol Tertimpa Longsor



HRNews--Musim hujan, bagai sebagian orang adalah berkah yang sangat luar biasa, terutama para petani. Namun, disisi lain hujan juga bencana bagi sebagian yang lain. Terutama warga perkotaan yang rawan banjir. Tidak hanya bagi warga kota, warga pedesaan dan pegunungan juga sangat berkemungkinan terkena bencana yang diakibatkan oleh hujan, salah satunya tanah longsor seperti dalam berita dibawah ini.

Tanah Longsor di Ponorogo, Tembok Rumah Warga Ambrol

Jatimnow dot Com - Tebing longsor di Ponorogo menimpa satu rumah milik warga. Tembok rumah Ambrol.

Tembok rumah milik Sutrisno, warga Dusun Krajan, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo Ambrol karena longsoran tebing setinggi 10 meter yang terjadi pada, Minggu (13/1/2019).

"Iya ada longsor. Satu rumah terkena longsor," kata Kepala Desa Banaran, Sarnu, dikonfirmasi Senin (14/1/2018).

Ia mengatakan, longsor yang terjadi kali ini disebabkan hujan yang turun mulai siang tadi sekitar pukul 12.00 Wib sampai pukul 14.00 Wib. Kemudian, sekitar pukul 17.00 Wib, diduga tanah yang berada ditebing gembur sehingga menyebabkan longsor.

"Dinding rumah korban yang berukuran 3x2,5 meter Ambrol karena longsor," tambahnya.

Beruntung longsor menimpa rumah bagian belakang atau tepatnya dapur. Tidak ada korban dalam kejadian ini.

"Sementara pemilik rumah, istri dan anaknya mengungsi. Takut kalau terjadi longsor susulan," urainya.

Sementara, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan, sudah mendapatkan laporan tersebut. Saat ini masih dilakukan assessment.

"Masih kami total kerugiannya. Lalu kebutuhannya apa saja," kata Setyo Budiono.

Menurutnya, untuk lokasi longsor kali ini berbeda dengan setahun lalu. Namun ia berharap warga Desa Banaran tetap waspada.

"Longsor kali ini beda titiknya. Jika memang hujan deras, segera mengungsi saja," pungkasnya.

Kredit:

Sumber: Jatimnow dot Com 
Editor: Arif Ardianto
Reporter: Mita Kusuma
Kredi Gambar: Jatimnow dot Com