BREAKING NEWS

Sunday, February 11, 2018

HR News - Pelawak Indonesia Siap Bayar Denda untuk Bebaskan Cak Yudo dan Cak Percil

Jakarta - Komedian dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio mengatakan para pelawak di Indonesia siap urunan untuk membayar denda demi membebaskan dua pelawak Jawa Timur, yaitu Yudo Prasetyo alias Cak Yudo dan Deni Afriandi alias Cak Percil yang ditahan di Hong Kong karena dugaan penyalahgunaan visa.
"Jadi kalau dendanya Rp 87 juta ya udah lah, insya Allah kami cariin," kata politikus Partai Amanat Nasional itu di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat, 9 Februari 2018.
 

 Wakil Menteri Luar Negeri, A. M. Fachir dan perwakilan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI), diantaranya
 Eko Patrio dan Kadir di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, 9 Februari 2018. Maria Fransisca Lahur.

Menurut Eko, soal besaran denda tidak jadi persoalan, asalkan keduanya bisa segera bebas. "Hari ini langsung cash money saya kasih Rp 87 juta kalau itu benar-benar dendanya Rp 87 juta," tuturnya.
Konsul Jenderal Indonesia untuk Hong Kong Tri Tharyat menuturkan Undang-Undang Imigrasi Hong Kong mengatur para pelanggarnya terancam denda maksimal HK$ 50 ribu atau sekitar Rp 78 juta dan/atau penjara paling lama 2 tahun.

Menurut Tri, hingga saat ini belum pernah ada warga negara Indonesia yang mendapat hukuman maksimal akibat melanggar UU Imigrasi. "Belum ada," ucapnya.
Cak Yudo dan Cak Percil ditahan karena dianggap melanggar Undang-Undang Imigrasi Hong Kong dengan menerima honor sebagai pengisi acara yang digelar oleh komunitas tenaga kerja Indonesia pada 4 Februari lalu. Keduanya datang ke sana pada 2 Februari 2018 dengan menggunakan visa turis.

Saat ini, kedua pelawak asal Jawa Timur itu ditahan di penjara Lai Chi Kok berdasarkan putusan pengadilan Shatin, Hong Kong, 6 Februari 2018. Keduanya akan terus berada di penjara tersebut sambil menunggu putusan final pengadilan pada Maret.

Sumber Info : TEMPO.CO, 
 Reporter:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

Editor:

Kodrat Setiawan

Post a Comment

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...

 
Copyright © 2017 HR Ponorogo

Powered by HRGroup