BREAKING NEWS

Wednesday, January 18, 2017

HR News - Sejumlah 44 Pengendara Dibawah Umur Diamankan Satlantas Polres Ponorogo



PONOROGO  - Sebagai upaya untuk mencegah dan menekan terjadinya laka lantas yang melibatkan pelajar tersebut, jajaran Satlantas Polres Ponorogo menggelar penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, dengan sasaran pengendara di bawah umur, Rabu (18/01) pagi.

Menurut KBO Satlantas Polres Ponorogo Ipda Yoyok Wijanarko, penindakan terhadap pengguna jalan dibawah umur kali ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang telah dilakukan. Pihak Satlantas telah mengirimkan surat Nomor : 47/I/2017/Satlantas tanggal 12 Januari 2017 tentang Program SOS kepada kepala sekolah SLTP dan sederajat di Ponorogo.

"Kita melakukan penindakan di 3 titik lokasi di wilayah Kota Reyog, yaitu di Jl. Dr. Sutomo sisi barat, Jl. Dr. Sutomo sisi Timur dan Jl. Thamrin. Ini merupakan tindak lanjut dari surat dari Satlantas Ponorogo yang telah kita sampaikan,"terangnya.

Menurut Yoyok, Jajaran Satlantas Polres Ponorogogo telah melaksanakan program SOS “Save Our Student” yang kegiatannya bersifat Preemtif, Preventif dan represif. Program Preemtif yang dilaksanakaan antara lain, Police Goes to School, PKS dan Dikmas Lantas di sekolah Sekolah. Program Preventif yang dilaksanakan salah satunya adalah Program Angkutan Cerdas Sekolah / ACS yang segera akan direalisasi.

"Sedangkan Program represif salah satu kegiatannya adalah penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anak dibawah umur ini,"terangnya.

Dari pelaksanaan program reprentif tersebut dilakukan penilangan oleh petugas terhadap 44 pelanggar dan menyita 44 unit sepeda motor. Pelanggaran didominasi oleh siswa SLTP / pelajar dibawah umur dengan pelanggaran Tidak memiliki SIM dan Spektek Kendaraan.

"Kendaraan kita amankan dan untuk pengambilan barang bukti, wajib dilakukan oleh orang tua masing masing pelanggar setelah menerima putusan dari pengadilan,"pungkasnya. (*)

Diketahui, pada tahun 2016 silam, angka laka lantas di Ponorogo yang melibatkan pelajar terbilang cukup tinggi, jumlahnya mencapai 112 kejadian dengan korban meninggal 20 orang, luka berat 2 orang, luka ringan 185 orang dan kerugian material senilai Rp. 138.300.000,- (warok)

 Sumber Info : (kotareyognews.net)

Post a Comment

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...

 
Copyright © 2017 HR Group Ponorogo

Powered by HRGroup