BREAKING NEWS

Thursday, June 16, 2016

HR News - Warga Ponorogo Kecewa karena Gagal Antri Uang Pecahan Baru




PONOROGO - Tradisi tahunan menjelang hari raya idul fitri adalah menukarkan uang pecahan baru.
Sebuah kebanggaannya jika warga bisa memberi uang pecahan baru kepada saudara-saudaranya terutama yang masih anak-anak.

Tapi kini niat dan keinginan warga Kabupaten Ponorogo, Jatim untuk mendapatkan fasilitas penukaran uang pecahan baru sedikit terganggu. Karena pihak Bank Indonesia (BI) yang sudah menjadwalkan penukaran di sejumlah bank yang ada di Kota Reog tapi hingga saat ini belum bisa menempati jadwal yang ada.

Seperti diketahui masyarakat saat ini terpampang pengumuman di beberapa bank yang ada di Kota Reog, BI akan membuka layanan penukaran uang pecahan baru tiap Selasa dan Kamis mulai 7 Juni lalu.

Berdasarkan pengamatan di sejumlah bank yang ada di Ponorogo, jumlah warga  pun ternyata dibatasi, maksimal 50 orang per hari, bahkan kadang tidak ada 50 orang. Padahal yang antri di suatu bank mencapai ratusan. "Saat kami akan tukar uang pecahan jam 09.00 di BRI Ponorogo pada hari Selasa kemarin juga tidak kebagian nomor antrian, katanya dibatasi, padahal kami juga berangkat pagi," keluh Jalan, warga Dukuh Bancar, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal.

Kejadian itu pun terulang lagi pada hari ini, Kamis (16/6) jam 05.30 WIB sudah banyak yang antri di BRI dan bank lainya ternyata ngaplo alias tidak ada penukaran uang. Kata Satpam di bank tersebut, seharusnya hari Kamis jadwal penukaran tetapi pada Kamis hari ini memang barang atau uangnya lagi kosong.

Tentu ini membuat kekecewaan beberapa warga yang berniat antri menukarkan uang dari Bank Indonesia. "Beginilah, mau gimana lagi, katanya hari ini ada jadwal penukaran uang pecahan seperti di pengumuman tapi nyatanya tidak ada," keluh Anjar, warga Perumahan Kertosari Indah Ponorogo yang sengaja datang usai subuh ke bank BRI Ponorogo, Kamis (16/6).

Hal senada juga disampaikan oleh Ari Findra, warga Jalan Larasati, Ponorogo yang berharap Bank Indonesia menepati janjinya. "Apa tak iba melihat masyarakat yang terlanjur antri tapi hari ini gak jadi ada penukaran uang pecahan," ucapnya.

Berdasarkan pengamatan sejak selesai sholat subuh banyak warga Ponorogo antri di beberapa bank yang ditunjuk BI untuk melayani penukaran uang pecahan baru, tapi ternyata tadi belum ada tanda-tanda hari ini ada penukaran.

Pagi tadi banyak masyarakat yang tidak puas penjelasan dari petugas Satpam pun banyak yang memaksa masuk tapi setelah didekati dan dijelaskan kembali oleh petugas Satpam akhirnya warga pulang kembali ke rumah masing-masing dengan tangan hampa. (MUH NURCHOLIS)
Sumber :  LINDO ( Liputan Indonesia )News

Post a Comment

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...

 
Copyright © 2017 HR Ponorogo

Powered by HRGroup