BREAKING NEWS

Friday, April 29, 2016

Buah Berikut Ini Tidak Perlu Dikupas

HRNews--
Untuk menjaga pola makan sehat seringkali kita harus mengeluarkan upaya lebih, misalnya saja memasak sendiri ketimbang jajan di luar, atau pun mengecek label dalam kemasan makanan. Tapi, tak semuanya demikian.

Dalam hal mendapatkan serat dan nutrisi dari bahan makanan, ternyata kita tak perlu repot-repot mengupas. Kulit berwarna dari beberapa buah dan sayuran sebenarnya merupakan konsentrasi terbanyak dari vitamin, mineral, dan antioksidan.

Berikut adalah 6 jenis buah dan sayuran yang sebaiknya tak perlu dikupas saat akan dikonsumsi.

1. Apel
Mengupas kulit buah apel memang tak akan menghilangkan kandungan vitamin C, tetapi kita bisa rugi karena kehilangan pektin, serat larut yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan gula darah. Pektin juga lebih lambat dicerna sehingga perut lebih awet kenyang.

2. Wortel
Wortel kaya akan polyacetylenes, zat yang saat ini sedang diteliti karena berpotensi membunuh sel kanker dalam uji coba di laboratorium. Zat tersebut juga memiliki kandungan antijamur, antibakteri, serta antiperadangan.

Polyacetylenes hanya terdapat di bawah kulit wortel, karenanya sebaiknya konsumsi wortel tanpa dikupas atau dikupas tipis.

3. Kentang
Kentang yang tidak dikupas memiliki lebih banyak serat, zat besi, serta folat, dibandingkan kentang yang telah dikupas kulitnya. Jenis kentang yang berwarna ungu bahkan memiliki lebih banyak antioksidan di kulitnya.

4. Mentimun
Dibanding dengan mentimun yang dikupas, yang tidak dikupas memiliki lebih banyak kalsium, magnesium, fosfor, potasium, vitamin A, serta vitamin K. Selain itu, sebagian besar kandungan serat dalam mentimun berasal dari kulitnya. Kandungan di dalamnya sebagian besar terdiri dari air.

5. Terung
Kulit terung mengandung antioksidan yang disebut nasunin. Dalam penelitian, antioksidan tersebut pentinguntuk menjaga kesehatan jaringan otak.

6. Anggur
Kulit anggur merah memiliki kandungan resveratrol, fitokimia yang bermanfaat untuk jantung dan otak. Pada penelitian pada hewan, zat tersebut juga memperlambat pertumbuhan sel kanker.

==================
Sumber: Kompas Health
Editor: Lusia Kus Anna
==================

Post a Comment

Dilarang Komentar SARA, Melecehkan, merendahkan pihak lain...

 
Copyright © 2017 HR Ponorogo

Powered by HRGroup